Romizone Blog’ s Fantasy

July 30, 2008

Planet Futsal Kuningan

Filed under: Sports

Review Planet Futsal Kuningan

Di Jakarta lagi musim Futsal , tapi tempat futsal paling nyaman ada di Bilangan Kuningan
Yaitu Planet Futsal .

Bagi penggemar futsal saya kasih preview dalam bentuk gambar aja ya .
Saya latihan rutin hari minggu jam 10 …

Lobby room sbb :

 

ADa 2 lapangan contoh lapangan sbb

 

 Kalau ini foto foto temen latihan futsal saya

 

 

 

 

Tips Memilih raket badminton

Filed under: Sports

 

 

Memilih Raket Bulutangkis dapat didasarkan pada :

A. Gaya main/ Type Pemakai, yaitu memilih Raket disesuaikan dengan Type Pemakai apakah Type Penyerang , Bertahan / Kontrol atau Type keduanya sama baik.

1.Untuk Type Bertahan dan Kontrol bisa di pakai raket yg tidak begitu berat yaitu jenis 4U atau 3U dengan titik keseimbangan dari ujung Grip 270-285 dan fleksibilitas raket medium atau Flexibel . misal Yonex type NS9000S, AT9000T, AT700, MP21/MP18.

2. Untuk Type Penyerang /Smash Raket dipilih yg agak berat yaitu jenis 3U atau 2U dengan titik keseimbangan 285-300 dan fleksibilitas raket Extra Stiff atau Stiff misal Yonex type AT900P, MP99, Carnonex21.

3. Untuk Type Bertahan dan Penyerang bisa dipilih Raket jenis 3U, Titik keseimbangan 275-285 dan Fleksibiltas Medium misal Yonex type : Ti-10, NS7700, NS5000, AT300, AT150, MP45, MP29LIGHT, CARBONEX (8600Ti, 7000DF & 8)

Pemilihan jenis raket tsb tidak harus seperti diatas karena bisa jadi setiap pemain memliki kecocokan jenis tersendiri.

B. Mencoba langsung Berbagai Jenis Raket dan dicoba dengan berbagai jenis pukulan, jika Cocok Pilih raket tersebut. Catat untuk dipilih Bahan , Merk dan Type Raket , Jenis dan tarikan senar . Jika raket sudah tidak diproduksi lagi Raket bisa dibeli dengan melihat spesifikasi Raket yang sama dengan spesifikasi dibawah :

Spesifikasi Raket (Yonex) dapat dibedakan menurut :

1. Fleksibilitas Raket : Extra Stiff (kaku), Stiff, Medium, Extra Flexible dan Flexible.

2. Berat Raket : 2U (90-94g) ; 3U (85-89g) ; 4U (80-84g)

3. Ukuran Grip : G2 (4″) , G3(3.75″), G4(3.5″), G5(3.35″)

4. Titik Keseimbangan (Dari Ujung Grip) : 270-280 : Head Light (Defensive), 275-285 : Neutral (All Round), 285-295 ; Head Heavy (Offensive) 295-300 Extra Head Heavy (Offensive)

5. Bentuk Raket : Conventional ( Oval Biasa ) dan Isometric ( Oval dengan bagian atas mendatar)

6. Panjang Total : 26 ” Standard dan 26.5″ Long

7. Bahan Raket : Alumunium, Modulus Graphite, Super Hi Modulus Graphite, Ultra Hi Modulus Graphite, Nano Carbon, Woven Kevlar, Titanium Composite, Ultra Titanium, G Force Ti, Ultimum Ti.

C. Memilih ukuran Grip atau pegangan Raket. yg disesuaikan dengan Gengaman Tangan. Umumnya Orang suka dengan Grip yang agak kecil (G5) karena Raket mudah dikontrol. tapi ada juga yang suka Grip besar G3 atau G2.

D. Fisik Raket sempurna tidak cacat/ retak dan Raket bila disentil tanpa senar berbunyi nyaring stainless . Ini berhubungan dengan bahan raket semakin kuat dan Stabil semakin mahal. Bahan Raket dapat dipilih dengan melihat spesifikasi Bahan diatas.

E. Jika memilih Raket Bermerk Terkenal , Pastikan yg dibeli adalah Asli dan dibeli ditempat yg bisa menjamin keaslian Barang (Biasanya Raket Asli ada di Katalog dan Pejual punya Sertifikat dari Sunrise). Daftar Raket yg ada di Katalog Yonex 2007 ada DISINI . Jika memilih Merk tidak terkenal / palsu pastikan bahwa Raket tidak berubah bentuk saat disenar dengan tarikan maksimal 28-30 lbs.

F. Jangan Lupa Pilih Senar yang Baik dan tarikan senar yang Pas . Senar dapat dipilih berdasarkan : Ketahanan senar , Pantulan, Kontrol dan Peredam Getaran.

Untuk Ketahanan : Yonex BG65, BG 70Pro, BG65Ti Pantulan : NBG95,BG 80, BG66 sharp,BG65Ti, Kontrol : BG66, BG68Ti, BG85. Peredam Getaran : NBG 95, BG80

- Untuk yg suka smash : BG65Ti, NBG95, BG80, BG66sharp

-Untuk yg suka Kontrol : BG66, BG68Ti, BG85

Untuk Tarikan Senar, Jika Alat standard Yonex sesuaikan dengan Cara Tarik dan spesifikasi Senar. jika alat tidak standard, Senar bisa ditarik antara 24-28lbs.

July 29, 2008

Wulan Sayang

Filed under: Myself

Bisa mengenalmu mungkin kenangan terindah dalam hidupku.

Luv u…

 

 

July 19, 2008

Harga seorang hacker

Filed under: Bebas

 

 

Jangan tertipu dengan penampilannya. Dia itu seperti anak muda pada umumnya. Tak ada tanda-tanda bahwa dia orang yang “subur” rekening banknya. Memakai jins lawas, kaus, serta sepatu kets, dia datang ke kantor Koran Tempo. Saat ditawari ingin makan apa, jawabannya juga sederhana–malah kelewat sederhana untuk orang seperti dia. “Pecel lele saja,” katanya.

Satu-satunya pembeda dia dengan kebanyakan anak muda adalah laptop Apple di balik tasnya. Laptop yang ditempeli aneka stiker kelompok bawah tanah Internet itulah mesin uangnya. Cukup duduk beberapa menit di depan komputer, lalu membiarkan jemarinya menari-nari di atas papan ketik, ia bisa menghasilkan duit ratusan juga hingga miliaran rupiah. Kalau saja ia mau “uang receh” dan mengorbankan kehormatannya, banyak yang menawarinya menjebol kata sandi surat elektronik Yahoo! atau Gmail dengan bayaran paling murah Rp 10 juta. “Tapi buat apa?” katanya.

Dari laptop yang warnanya sudah tak kinclong lagi itu, dia menjajakan jasa “satpam komputer”. Dia menguji keamanan sistem tagihan telepon yang pelanggannya bisa berpuluh-puluh juta, atau sistem komputer milik sebuah bank. Dialah yang memastikan bahwa tak ada lubang sekecil apa pun yang bisa dimasuki oleh para peretas komputer yang bengal atau hacker hitam.

Dulu, selepas SMA, pekerjaannya adalah merenung di ujung jalan, menawarkan jasa pembuatan kartu undangan, atau membuat kunci cadangan. Ia adalah penunggu yang sabar. Jalanan telah membesarkannya, juga membuatnya kukuh bagai karang. Begitu kenal dengan komputer, lelaki ini menjelma menjadi “penunggu” komputer yang sabar. Dia bisa tahan belajar di depan layar selama tiga hari nonstop tanpa tidur, nyaris tak keluar kamar, dan cuma ditemani mi goreng instan.

Lelaki itu adalah salah satu keajaiban yang dimiliki Indonesia. Tak banyak jago komputer Indonesia yang bisa berpenghasilan tinggi, apalagi cuma lulusan sebuah SMA kampung. Orang Indonesia yang “makan bangku sekolahan” tinggi, seperti Harvard atau Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat, gajinya pun tak tinggi.

Survei yang dilakukan majalah ZDNet Asia pada tahun ini menunjukkan bahwa gaji para jago komputer Indonesia ada di lembah paling rendah dibanding para koleganya yang bekerja di Hong Kong, India, Malaysia, Singapura, bahkan Filipina dan Thailand. Padahal, dua negara terakhir itu memiliki kemakmuran yang kurang-lebih sama dengan Indonesia.
Di Hong Kong, seorang jago komputer yang punya pengalaman lima tahun atau kurang rata-rata gajinya setahun mencapai US$ 42.360 (sekitar Rp 393 juta). Di Thailand dan Vietnam, gaji mereka mencapai US$ 10.809 (Rp 100,5 juta) dan US$ 6.893 (Rp 64 juta). Di Indonesia, nasib para pakar komputer itu tak selonggar di tiga negara tersebut. Gaji mereka setahun rata-rata cuma US$ 4.112 (Rp 38,2 juta). Itu artinya, gaji para jago komputer kita cuma sepersepuluh kolega mereka di Hong Kong.

Sahabat saya yang hacker, yang merevolusi hidupnya dari hacker jalanan menjadi pakar keamanan komputer korporat, itu sedih melihat data tersebut. “Orang-orang Indonesia kurang menghargai pentingnya informasi. Bingung, belingsatan, setelah sistem mereka jebol,” katanya sembari mencomot tempe goreng yang dihidangkan.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer