Romizone Blog’ s Fantasy

July 31, 2007

Senayan; Ayo Indonesia, Ku Ingin Kita Harus Menang!

Filed under: Bebas

Ayo Indonesia, Ku Ingin Kita Harus Menang!


"Yo… ayo… ayo Indonesia. Ku ingin,
kita harus menang…. Yo… ayo… ayo
Indonesia. Ku ingin, kita harus menang…."


Seumur-umur mendengarkan lagu kebangsaan
Indonesia Raya, baru saat menjelang
pertandingan Indonesia melawan Arab
Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno
(GBK), Sabtu (14/7) malam, tubuh ini
terasa merinding dan kelopak tak bisa
membendung air mata. Mengharukan!
Bagaimana tidak jika 80.000 orang
serentak menyanyikan lagu yang
akhir-akhir ini terasa seperti kurang
bermakna di tengah bertubi-tubinya
masalah yang menimpa bangsa ini.
Ternyata, orang Indonesia bisa bersatu
kalau soal mendukung tim sepak bola.
Seorang kawan malah sempat berujar,
kemeriahan suporter Indonesia di GBK
malam itu jauh lebih ramai dibandingkan
kampanye pemilihan umum yang juga sering
mengambil tempat di sini.
Koor lagu "Yo… ayo… ayo Indonesia, ku
ingin, kita harus menang" membahana
berkali-kali. Koor ini dikenal seluruh
suporter Indonesia. Suporter asal Medan
mengganti kata "Indonesia" dengan "PSMS"
saat mereka di Stadion Teladan. Suporter
Surabaya menggantinya dengan kata
"Persebaya" saat di Tambaksari, atau
kata "Persib Bandung" jika di Stadion
Siliwangi.
Di GBK, koor yang dinyanyikan kompak.
Suporter mengganti nama klubnya dengan
kata "Indonesia". Dua pertandingan sudah
dimainkan Indonesia di GBK. Stadion
tetap penuh oleh suporter yang
memerahkan hampir di setiap sudut.
Mereka sangat percaya keajaiban bakal
terjadi, untuk pertama kali Indonesia
lolos ke perempat final Piala Asia.
Mereka menjadi pemain ke-12 dalam arti
sebenarnya, memberikan energi positif
yang membuat timnas tampil kesetanan.
Syamsul Bachri Chaeruddin atau Richardo
Salampessy tak ingat lagi bahwa yang
dihadapi bukan Thailand atau Singapura,
pesaing di Asia Tenggara, melainkan Arab
Saudi, langganan putaran final Piala
Dunia mewakili Asia. Mereka tersihir
teriakan "Indonesia" yang menggetarkan GBK.
Senyap sesaat setelah striker Arab
Saudi, Yasser Al Qahtani, menjebol
gawang Yandri Pitoy. Tetapi ribuan
suporter ini langsung sadar bahwa
semangat mereka begitu dibutuhkan.
Teriakan "Indonesia" pun kembali
membahana. Tak butuh waktu lama
mengembalikan semangat pemain Indonesia
di lapangan.
Syamsul tiba-tiba bak banteng ketaton,
bola yang gagal dioper ke Elie Aiboy
direbut kembali dari kaki pemain Arab
Saudi dan disodorkan lagi ke Elie.
Liukan Elie menaklukkan kiper dan pemain
belakang Arab Saudi. Mereka seperti
belajar bermain sepak bola dari pemain
sekelas Liga Indonesia. Gol. Stadion pun
pecah!
Entah berapa desibel kebisingan suporter
Merah-Putih menyambut gol itu. Yang
jelas, sepanjang pertandingan, teriakan
Indonesia dan koor lagu "kita harus
menang" membuat juara tiga kali Piala
Asia kerepotan.
Bahkan, saat Saad Al Harthi kembali
membuat senyap GBK kala memasuki injury
time, suporter tetap menyemangati dengan
teriakan "Indonesia" berkali-kali,
hingga wasit meniup peluit panjang.
Perjuangan melelahkan selama 90 menit di
mata suporter tetap membanggakan.
Tak ada kerusuhan dan anarkisme suporter
seperti yang biasa terjadi di Liga
Indonesia. Mereka sontak berdiri
bertepuk tangan. Standing ovation malam
itu seperti menyemangati pemain, masih
ada satu pertandingan yang harus dimenangi

2 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://romizone.blogsome.com/2007/07/31/senayan-ayo-indonesia-ku-ingin-kita-harus-menang/trackback/

  1. lagu Indonesia Raya-nya yg brapa stanza Rom?

    Comment by aldi — August 21, 2007 @ 4:25 am

  2. i like your opinion

    Comment by medan — January 15, 2008 @ 9:13 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer