Romizone Blog’ s Fantasy

February 16, 2006

Belajar Membuat Hoax Sendiri

Filed under: Bebas

Beberapa orang masih bingung membedakan antara spam dan hoax. Gampangnya, spam adalah email yang berisi iklan suatu produk/website tertentu dimana kita tidak menginginkan menerima email tersebut, keterangan lengkap bisa dilihat di wiki. Sementara itu, hoax adalah berita bohong atau berita palsu.

Hoax beredar di mana saja: email, bulettin friendster, Yahoo Messenger, bahkan SMS. Sebelum dapat membedakan hoax dan bukan, mari kita belajar membuat hoax.

Langkah-langkah membuat hoax.
- Pilih topik yang unik
Tidak harus berhubungan dengan dunia komputer, boleh kesehatan, keuangan, kemanusiaan, atau bahkan tentang cuaca. Coba yang sepele dulu, tapi setiap hari digunakan orang, misalnya “mouse”.

- Cari ‘masalah’
Carilah yang kira-kira akan membuat orang mengernyitkan dahi dan berupaya untuk memberitahukan teman-temannya. Misalnya:

“Penggunaan optical mouse dapat menimbulkan Kanker”

- Gunakan istilah-istilah ilmiah
Usahakan yang sudah diketahui oleh banyak orang. Jangan lupa berikan data-data berupa angka.

“Kenyamanan optical mouse ternyata mempunyai efek samping yang berbahaya. Tiga tahun semenjak peluncuran pertama optical mouse oleh microsoft, telah ditemukan ribuan kasus kelainan pada jaringan tangan akibat radiasi yang dipancarkan mouse. Optical mouse bekerja dengan memancarkan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi ke permukaan di bawahnya. Frekuensi yang digunakan jauh lebih tinggi dari pada pada handphone.

Telah diketahui secara luas bahwa telapak tangan dan kaki merupakan pusat ujung-ujung syaraf tubuh. Radiasi yang dirasakan oleh telapak tangan bisa berpengaruh fatal pada kesehatan, karena menurut laporan WHO radiasi dari mouse setara 5 kali radiasi handphone. Akan tetapi radiasi mouse menjadi berbahaya karena dipegang terus menerus oleh pemakai komputer.

Pengaruh radiasi dari mouse lebih terasa pada produk-produk berkualitas rendah, karena produk-produk yang bagus memiliki shield (pelindung) untuk melindungi pergelangan tangan. “

- Tambahkan alamat kantor berita di internet

“WHO, GreenPeace, dan CNN sudah menghentikan penggunaan optical mouse untuk seluruh kegiatan di kantornya, sementara Microsoft dan IBM mengucurkan dana sekitar 2milyar dolar untuk kerjasama pembuatan pointing device yang lebih aman.

Industri-industri hardware terbesar di cina dan taiwan berusaha menutup-nutupi hal ini. Jika diperhatikan, mouse-mouse optical yang beredar di pasaran saat ini diproduksi oleh merk-merk yang tidak terkenal, padahal itu hanyalah sisa produksi industri besar yang sudah menghentikan penjualan.”

- Berikan solusi yang tidak kalah gebleknya

“Untuk itu, cobalah memegang mouse hanya di saat diperlukan saja. Berlatihlah menggunakan Hotkey (Ctrl-C, Ctrl-V untuk kopi paste). Kembalilah menggunakan mouse model lama (bola)”.


- Tambahkan kata-kata ajaib

“Sekedar untuk berjaga-jaga, seorang temanku sudah kena 2 hari yang lalu. Tolong teruskan ke orang-orang yang anda sayangi”.

*hihihi*

- Berikan efek forward.
Agar seolah-olah email ini didapat dari kalangan eksklusif, atau dari milis yang berkaitan, beri efek forward pada judul email

“Fwd:[milis-kesehatan]Mouse Optical dapat menyebabkan kanker (PENTING!!!)”.

Gampang? Tentu Saja
Dari uraian diatas semoga bisa terlihat betapa mudahnya orang membuat hoax di internet. Oleh karena itu, setelah dapat membuat hoax sendiri seperti di atas, kita dapat membedakan mana berita hoax dan mana berita yang benar. Semakin banyak orang yang bisa mengerti ciri-ciri hoax, semakin sedikit sampah yang akan beredar di internet.

Bagaimana memeriksa apakah suatu berita itu Hoax atau bukan?

1. Gunakan logika saja. misalnya “forward berita ini sebagai tanda bahwa account anda aktif, karena friendster terlalu penuh dan akan menutup account yang tidak aktif”. Yang benar saja gitu loh, dengan satu query di database saja sudah kelihatan kapan suatu account terakhir login, lagipula mana ada online industry yang menutup kliennya dengan semena-mena.
2. Jika ada link, coba cari di link tersebut
3. Tanyakan pada rekan yang lebih memahami hal ini
4. Tanya paman google

Dalam urutan ‘penyampah internet’, menurutku hoax berada setingkat lebih tinggi daripada spam. Orang membuat spam untuk sekedar mencari makan, mungkin untuk anak-anaknya atau istri-istrinya. Sedangkan orang membuat hoax tak lain hanyalah untuk kepuasan pribadi : berhasil membohongi orang banyak. (Junk mail tergolong sampah jinak)

Membuat hoax tidak menjadikan seseorang mendapatkan keuntungan apapun, kecuali kesenangan semu karena ‘hasil karya’nya beredar luas di internet. Sementara itu, ribuan bahkan jutaan orang yang bekerja pada industri yang berkaitan mengalami kerugian karena produknya tiba-tiba saja tidak laku. Sementara ribuan orang yang lain mengalami kecemasan (fraud) akibat membaca hoax tersebut.

Ketahuilah, hanya ciken yang membuat hoax dan menyebarkannya, dan hanya idiot yang memforwardnya. Selamatkan internet dari sampah berbahaya, sebarkan informasi ini pada teman-teman yang anda sayangi. *halah*

17 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://romizone.blogsome.com/2006/02/16/belajar-membuat-hoax-sendiri/trackback/

  1. Woi, nek ngopi bilang-bilang dong!

    Comment by hericz — March 17, 2006 @ 4:52 am

  2. Woww… kereen…

    Coba ah…

    Comment by kunderemp — March 28, 2006 @ 6:29 am

  3. so sweet!! tau nggak..? saya sempat kena tipu sama hoax ini!! ^^
    hehe2.. nggak papa sih.. jadi tambah ilmu..
    makasih banyak ya, Romi ^^

    Comment by Elisa Dian Pramesti — March 28, 2006 @ 7:33 am

  4. ih ga tau malu ngopi pes dari blog orang lain
    dan ga disebutin sumbernya
    MALU KAMU MALU!!

    Comment by arjuna — March 29, 2006 @ 2:49 am

  5. weks syok
    loh.. ini bukan asli punya romi toh?

    Comment by Elisa Dian Pramesti — April 4, 2006 @ 6:55 am

  6. njrit! kok ngopi gag disebutin dari mana sumbernya!

    MALU KAMU, MALU

    Comment by didats — April 4, 2006 @ 10:18 am

  7. daripada kopi paste tulisan orang lain, mending nggak usah nulis sekalian deh.

    Comment by ryosaeba — April 4, 2006 @ 10:19 am

  8. GAG MALU YA KOPI POSTINGNYA HERI?

    IH!

    Comment by Ben — April 4, 2006 @ 8:05 pm

  9. JRIT!

    kayaknya gw pernah baca yg persis sama nih?

    woi! jangan jadi plagiat..

    Comment by aRdho — April 4, 2006 @ 10:03 pm

  10. EH BUSET, NGOPI PUNYA ORANG –;

    contoh salah dari belajar ctrl+C ctrl+V

    Comment by aldi — April 5, 2006 @ 1:01 am

  11. bukannya udah ada duluan ada di blog heri cz??

    ckk.. ckk.. ckk..

    /me geleng2 kepala..

    Comment by mbu — April 5, 2006 @ 2:00 am

  12. budayakan MALU!

    Comment by rendy — April 5, 2006 @ 2:26 am

  13. OOOIIII Nyontek dari mana nich, Harus izin dulu donk. Untuk Heri Tabah bos, Gaji nggak kemana-mana.

    Comment by lo gila — April 13, 2006 @ 10:18 am

  14. Ingat dosa bos….emang sekarang asik banget kalo bikin orang jadi ketipu…tapi ingat…semua perbuatan itu ada balasannya.

    Saat ini anda merasa happy….tapi suatu saat ada juga akan merasakan hal yang sama, bahkan bisa jadi saat itu anda akan dibalas berkali-kali lipat kesusahannya….

    Comment by herman — April 18, 2006 @ 3:11 am

  15. ck ck ck……

    Comment by nanda — June 21, 2006 @ 4:04 am

  16. HOMOK!

    Comment by basibanget — July 17, 2006 @ 12:51 pm

  17. fitnah lebih kejam dari pembunuhan…
    kebohongan massal dosa besar
    TUHAN itu ada bung

    Comment by ilham — April 18, 2007 @ 11:42 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer